Indomaret di Batam Dirampok, Karyawan Ditodong Senjata dan Diikat

Indomaret di Batam Dirampok, Karyawan Ditodong Senjata dan Diikat - GenPI.co KEPRI
Para pelaku perampokan Indomaret di Batam tepatnya di Baloi Persero dihadirkan dalam konfrensi pers pada Selasa (10/5) di Mapolresta Barelang. Foto: Humas Polresta Barelang.

GenPI.co Kepri - Salah satu Indomaret 24 jam di Batam, tepatnya di Baloi Persero, seberang BCS Mall dirampok saat dini hari. Karyawannya ditodong senjata tajam dan diikat.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto dalam konfrensi pers di Mapolresta Barelang mengatakan, perampokan itu terjadi pada Minggu (8/5) sekitar pukul 04.30 WIB.

Saat kejadian dua karyawan Indomaret Baloi Persero berinisial R dan F sedang bekerja. Tiba-tiba ada empat orang masuk ke dalam toko. R dan F diancam menggunakan senjata tajam berupa pedang samurai.

BACA JUGA:  Polresta Barelang Razia Balap Liar, 71 Motor Diangkut Petugas

“R dan F kemudian diikat dan disekap di lantai dua,” tutur Nugroho, Selasa (10/5).

Setelah memastikan kondisi sepi, para pelaku menggasak uang yang ada di kasir dan di brangkas lantai dua.

BACA JUGA:  Polresta Barelang Rebus 22,042 Kg Sabu dari Perairan Pulau Buaya

“Total uang yang dirampok sebesar Rp25.159.900. Para pelaku juga mengambil rokok sebanyak 20 slop senilai Rp5.979.400,” kata Nugroho.

Setelah melakukan aksinya para perampok kabur menggunakan mobil Avanza warna putih. Akibat dari kejadian tersebut total kerugian materi sebesar Rp31.139.200.

BACA JUGA:  Viral Pencurian dengan Pecah Kaca Mobil di Batam, Rp50 Juta Raib

Supervisor Indomaret Baloi Persero Rahmansyah kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Lubuk Baja. Laporan itu langsung ditangani oleh Satreskrim Polresta Barelang.

Berita Sebelumnya
Berita Selanjutnya