
GenPI.co Kepri - Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Natuna ini membawa misi khusus. Ia meminta kepada Luhut agar Natuna dijadikan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kelautan.
Alasannya, sebanyak 98 persen wilayah Natuna adalah laut. Sedangkan daratannya hanya dua persen.
"Kekayaan lautnya sangat melimpah," kata Wan Siswandi saat bertemu dengan Luhut Binsar Panjaitan, Kamis (17/3) lalu, dikutip dari laman resmi Pemkab Natuna.
BACA JUGA: Tangkap Ikan di Natuna, Kapal Asal Pantura Disanksi Ratusan Juta
Untuk menunjang KEK Kelautan ini, Wan mengatakan sudah membangun infrastruktur penunjang seperti Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu di Selat Lampa.
"Natuna memiliki potensi besar dalam perikanan tangkap maupun budidaya," ujarnya.
BACA JUGA: Mangrove Pering, Destinasi Wisata Baru di Natuna
Ia menungkapkan, ada beberapa ikan bernilai tinggi menjadi tangkapan dan budidaya di Natuna yakni Ikan Napoleon dan Kerapu. Dua jenis ikan ini sudah merambah ke pasar internasional.
"Sudah di ekspor dan pembeli datang langsung ke keramba milik para nelayan," ucapnya.
BACA JUGA: Pemkab Natuna Surati Kementerian KKP, Ini Isinya
Hal inilah yang membuat Wan optimistis, sebab dapat mendorong KEK Kelautan tumbuh dengan baik.