Wako Batam Wanti-wanti Cara Masak Daging Kurban

Wako Batam Wanti-wanti Cara Masak Daging Kurban - GenPI.co KEPRI
Wako Batam Muhammad Rudi mewanti-wanti masyarakat cara memasak daging kurban. Foto: Diskominfo Batam.

GenPI.co Kepri - Imbauan ini dikatakan Rudi dengan tujuan untuk mematikan bakteri ataupun virus yang ada pada daging sapi tersebut. Mengingat saat ini tengah merebak wabah penyakit mulut dan kuku (PMK).

"Saya minta agar memasak daging dengan benar-benar matang. Karena virus itu bisa mati jika berada di suhu yang panas" kata Rudi, Rabu (6/7).

Meskipun sudah ada penjelasan bahwa PMK yang menjangkit sapi tidak menularkan kepada manusia, dan hanya terjadi penyebaran antar hewan saja, namun tetap harus berjaga-jaga.

BACA JUGA:  Puskeswan Sebut Daging Hewan Tertular PMK Aman Dikonsumsi

Berdasarkan hasil laboratorium Balai Veteriner Bukittinggi menyatakan 15 ekor sapi di Kota Batam terjangkit penyakit mulut dan kuku.

Meski demikian, Rudi menegaskan daging sapi tetap bisa dan aman dikonsumsi, hal ini sesuai dengan penjelasan dokter hewan, serta didukung dengan fatwa Majelis Ulama Indoneisa (MUI).

BACA JUGA:  Sapi Pengidap PMK Ringan Diberi Sertifikat Layak Kurban

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Batam, Mardanis mengatakan pada saat hari pelaksanaan penyembelihan hewan kurban, panitia pelaksana disarankan untuk menyiapkan alat rebusan yang akan digunakan merebus kaki, mulut dan jeroan jika ada yang ingin didistribusikan.

Kemudian pemotongan untuk kepala, kaki dan jeroan itu direkomendasikan apabila memang masih ingin digunakan agar terlebih dahulu direbus.

"Jadi masjid nantinya harus menyiapkan alat untuk merebus apabila memang ingin membagikan kaki, mulut dan jeroan," kata Mardanis.

Berita Selanjutnya