Masalah Lingkungan Mengkhawatirkan, AJI dan Auriga Gerak Bareng

Masalah Lingkungan Mengkhawatirkan, AJI dan Auriga Gerak Bareng - GenPI.co KEPRI
AJI se-Sumatera dalam workshop lingkungan yang digelar di Banda Aceh beberapa waktu lalu. Foto: Dokumentasi AJI Batam.

GenPI.co Kepri - Masalah lingkungan di Pulau Sumatera saat ini mengkhawatirkan, Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) se-Sumatera dan Yayasan Auriga Nusantara pun gerak bareng.

Sebanyak 14 cabagn AJI di Pulau Sumatra, termasuk AJI Batam menggagas sinergi menjaga lingkungan. Sinergi ini didukung penuh oleh Yayasan Auriga Nusantara.

Upaya ini dilakukan dengan kolaborasi antar AJI di Pulau Sumatra dan membangun jaringan dengan masyarakat sipil.

BACA JUGA:  Polisi Jalan Kaki Keliling Pantai Trikora, dalam Rangka Apa?

Koordinator Wilayah Sumatra AJI Adi Warsidi mengatakan, masalah lingkungan di Pulau Sumatra sudah mengkhawatirkan.

Ia mengatakan, berbagai bencana ekologi makin marak terjadi di Sumatra. Banjir bandang, longsor, banjir, kebakaran hutan dan lahan, pencemaran air dan udara hingga konflik manusia dengan satwa liar.

BACA JUGA:  Kebun Raya Batam, Cocok Jadi Destinasi Wisata Bersama Keluarga

“Selain kerusakan lingkungan juga berdampak pada korban nyawa dan harta benda," ujarnya, Kamis (26/5) melalui siaran persnya.

Adi mencontohkan, masalah tambang ilegal bukan hanya terjadi di satu daerah, tapi hampir semua provinsi di Pulau Sumatra. Begitu juga deforestasi, perburuan satwa hingga konflik agraria.

BACA JUGA:  Ini Pesan Wamen KLHK untuk Sektor Pariwisata Alam

"Karena itu, penyelesaian masalah lingkungan di Pulau Sumatra, tak bisa dilakukan terpisah batas administrasi daerah," ujarnya.

Berita Selanjutnya