Kendi Jenever Zaman VOC Belanda Jadi Koleksi Baru Museum Batam

Kendi Jenever Zaman VOC Belanda Jadi Koleksi Baru Museum Batam - GenPI.co KEPRI
Kendi Jenevar zaman VOC Belanda jadi koleksi baru Museum Batam dan diluncurkan pada malam puncak Hari Jadi Museum Batam Raja Ali Haji. Foto: Disbudpar Batam.

GenPI.co Kepri - Kendi Jenever zaman VOC Belanda jadi koleksi baru Museum Batam Raja Ali Haji. Benda itu diluncurkan pada malam puncak Hari Jadi Museum Batam, Jumat (14/10).

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Museum Batam, Senny Thirtywani mengatakan kendi Jenever adalah sebuah botol berwarna coklat muda dengan kondisi warna yang sudah rusak.

Bentuknya bulat, tidak ada telinga dan kapasitas isi botol 1 liter.  Botol ini  terbuat dari bahan tembikar tanah dan glasir yang dikenal oleh masyarakat Belanda sebagai Kendi Jeniver.

BACA JUGA:  Berbagai Acara Seru Semarakkan Hari Jadi Museum, Cek Jadwalnya!

Kendi ini digunakan sebagai wadah air minum anggur yang difermentasi sehingga menjadi air anggur (tuak).

Botol ini biasanya selalu dijumpai pada bekas bangunan Belanda yang ada terutama  pada masa Kolonial Belanda.

BACA JUGA:  50 Pemandu Wisata Gali Informasi Koleksi Museum Batam

Botol  berdimensi 29.5 cm  dengan diameter 9.5 cm buatan Belanda sekitar tahun 1860-1880 ini bertuliskan Hulstkamp & Zoon & Molyn Rotterdam.

Botol tersebut dipergunakan semasa Kesultanan Riau-Lingga di Pulau Batam. Botol ini ditemukan sekitar tahun 2018 oleh salah satu warga Pulau Karas bernama Rustam Kungfu.

BACA JUGA:  Ratusan Siswa SLB Kartini Berwisata Sejarah di Museum Batam

Senny Thirtywani dalam laporannya menyebutkan hingga saat ini museum Batam telah memiliki 78 koleksi.

Berita Sebelumnya
Berita Selanjutnya