Hingga April, 17.000 Benih Nila Didistribusikan di Lingga

11 April 2022 20:08

GenPI.co Kepri - Hingga April 2022, sebanyak 17.000 benih ikan nila didistribusikan di Lingga melalui Balai Benih Ikan (BBI).

Benih ikan nila itu kepada kelompok budidaya ikan air tawar. Jumlah tersebut terhitung sejak Januari hingga April 2022. Ada 7 kelompok budidaya ikan air tawar yang menerima bantuan benih ini.

Plt Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lingga, Sutarman mengatakan saat ini permintaan ikan air tawar di Lingga terus meningkat.

BACA JUGA:  Seru! Ratusan Trabaser Ikut Jelajah Alam Lingga, Pacu Adrenalin

“Tahun 2021 lalu BBI telah mendistribusikan benih ikan kepada kelompok pembudidaya sebanyak 33.500 bibit,” kata Sutarman, Minggu (10/4) dikutip dari laman resmi Pemkab Lingga.

Sutarman mengatakan, penyediaan benih ikan laut juga harus menjadi perhatian BBI. Hal itu karena menilai keramba-keramba juga punya potensi untuk dikembangkan.

BACA JUGA:  Rumah Singgah Warga Lingga di Batam, Cek Fungsi dan Lokasinya!

 “Seperti harapan bapak bupati, mudah-mudahan BBI lebih berinovasi mengembang komiditi benih, seperti ikan tawar maupun ikan laut sesuai potensi yang ada,” kata dia.

Pendistribusian benih itu, salah satunya dilakukan pada Minggu (10/4). Sebanyak 3.000 benih ikan nila diberikan kepada Kelompok Budidaya Nila Pesona, Desa Marok Kecil, Kecamatan Singkep Selatan.

BACA JUGA:  Bulan Ramadan, Sejumlah Kebiasaan di Pemkab Lingga Bakal Diubah

Pemyerahan dilakukan oleh Bupati Lingga, Muhammad Nizar sekaligus menghadiri tebuar beinih di tambak bekas galian bauksit.

Nizar mengatakan, pihaknya sangat mendukung upaya-upaya budidaya, baik budidaya di air tawar maupun ikan laut, udang, kepiting dan sebagainya.

Terobosan-terobosan sangat positif, karena mengubah pola tangkap menjadi budidaya akan lebih baik, dalam menunjang sektor ekonomi masyarakat, terutama bagi kelompok pembudidaya yang ada di Lingga.

“Bantuan yang telah diberi ini, diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dirawat, dijaga dengan baik. Dan semoga memberikan hasil yang baik pula,” kata Nizar.

Kepada BBI yang berada di Desa Kote, Kecamatan Singkep Pesisir ini, Nizar berharap pengembangan komoditi benih ikan baik ikan air tawar maupun air laut semakin inovatif.

Menurut dia, sakah satu fungsi BBI ini memang menghasikan benih ikan yang unggul memenuhi kebutuhan benih ikan sekaligus memanjukan kelompok pembudidaya ikan di Lingga.

Apalagi dengan luas laut yang besar, Kabupaten Lingga sangat cocok dalam pengembangan komoditas ikan laut yang mempunyai nilai jual tinggi, seperti kerapu cantik. Salah satunya dengan memberdayakan tenaga yang ada di UPTD.

“Ikan laut juga perlu diperhatikan. Namun demikian, untuk ikan air tawar ini sebagian besar sudah bisa diterima masyarakat kita untuk dikonsumsi,” kata dia. (*)

Redaktur: Asrul Rahmawati

BERITA TERKAIT

Copyright © 2024 by GenPI.co KEPRI