GenPI.co Kepri - Wali Kota Batam Muhammad Rudi optimistis target Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) tahun 2022 dapat tercapai.
BIAN 2022 dilaksanakan mula 18 Mei hinga 18 Juni 2022. Rudi berharap kegiatan tersebut sukses dilaksanakan di Batam. Sebab dengan suksesnya kegiatan akan menjamin kesehatan anak-anak Batam ke depan.
"Mari tetap jaga anak-anak ke depan agar kesehatannya terjamin. Batam harus melebihi target BIAN 2022," katanya, saat mencanangkan BIAN 2022 tingkat Kota Batam di Puskesmas Tanjung Sengkuang, Batu Ampar, Rabu (18/5)
Rudi mengatakan target BIAN 2022 untuk Batam sebanyak 356.278 anak untuk imunisasi Rubella bagi anak usia 9-15 tahun. Kemudian, imunisasi kejar untuk usia 12-59 bulan sebanyak 81.629 anak.
Ia optimistis target itu dapat tercapai. Oleh karena itu ia meminta camat mengajak Polsek dan Koramil untuk membantu Puskesmas mencapai target tersebut.
"Target harian Batam mencapai 11.876 bagi imunisasi Rubella dan 2.718 anak untuk imunisasi kejar,” ujarnya.
Rudi mengingatkan, dengan pencanangan BIAN 2022 ini, ia mengajak semua masyarakat yang memiliki bayi atau balita, untuk segera ikut imunisasi.
"Mungkin ada yang terlupa imunisasi karena dua tahun belakangan kita menghadapi pandemi Covid-19, segera ikut imunisasi," pesan Rudi.
Rudi menginstruksikan semua petugas kesehatan maupun camat dan jajaran untuk bergotong royong menyukseskan BIAN 2022.
"Kapus (layanan imunisasi) semua harus dipenuhi, kalau ada kendala laporkan ke saya," tegas Rudi.
Rudi tak ingin ada kendala dalam mencapai target BIAN 2022. Terutama, jumlah penduduk di Kepri mayoritas berada di Batam. Menurut Rudi, jika Batam bermasalah, maka Kepri akan bermasalah.
"Hampir 65 persen penduduk Kepri ada di Kota Batam. Kalau terjadi sesuatu di Batam, maka Kepri akan bermasalah," kata dia. (*)